MOS Vs MPLS Menurutmu mana yang lebih baik??
Sebagian Besar Masyarakat pasti akan menjawab MPLS jika ditanya dengan pertanyaan seperti itu,tapi bukan sebagian lagi Masyarakat atau bisa dikatakan Seluruh Masyarakat?.Karena Seperti yang kita tahu MOS adalah Masa dimana Para Siswa-Siswi baru menjalani perkenalan dengan lingkungan sekolah baru yang dipilihnya,tapi apalah daya kalau kegiatan ini lebih mirip perpeloncoan daripada pengenalan?.
Sudah bukan aib lagi di Indonesia kalau di dalam kegiatan MOS para siswa maupun siswi diharuskan mengenakan atribut aneh yang tidak ada hubungannya dengan tujuan MOS yang sebenarnya.Lalu kenapa ini terus terjadi setiap tahun bahkan sering merenggut nyawa murid.Dan dalam Artikel ini saya mau mengulas tentang berbagai hal yang berhubungan dengan MOS baik positif maupun negatif!.
MOS sendiri merupakan singkatan dari Masa Orientasi Siswa.Kegiatan MOS pun dilakukan di setiap tahun guna menyambut kedatangan Murid Baru yang dilakukan oleh Sekolah Tingkat SMP,SMA hingga Perguruan Tinggi mau Negeri ataupun Swasta.MOS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental maupun fisik dan kedisplinan juga mempererat tali persaudaraan siswa baru dengan warga sekolah lainnya.
Tujuan MOS Sendiri adalah :
- Memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolah yang baru mereka masuki
- Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya.
- Memperkenalkan siswa pada keorganisasian
- Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne dan mars sekolah
- Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah
- Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat mereka
- Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu, dan amal
- Menanamkan berbagai wawasan dasar pada siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.
Dan ini beberapa kasus penghilangan nyawa melalui Kegiatan MOS
1.Pada 15 Juli 2009, seorang siswa baru SMA 16 Surabaya bernama Roy Aditya Perkasa (14) tewas setelah mengikuti MOS di sekolahnya. Roy sebelumnya sempat pingsan, namun nyawanya melayang saat hendak diantar ke Rumah Sakit Sutomo, Surabaya.
2.Amanda Putri Lubis seorang siswi baru SMAN 9 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, meregang nyawa pada 13 Juli 2011. Dia diduga menjadi korban MOS karena mengeluhkan sesak napas usai mengikuti MOS di sekolah barunya.
3.Pada 2012, Muhammad Najib, seorang siswa Sekolah Pelayaran Menengah Pembangunan di Jakarta dipaksa jalan kaki sejauh lima kilometer ketika mengikuti MOS. Karena kelelahan yang sangat berat, nyawa Muhammad Najib tak dapat tertolong.
Lalu kenapa ini masih terjadi pada kegiatan MOS di Indonesia?Apa Alasannya?.
1.Balas Dendam
Mereka melakukan ini karena dulunya mereka juga diperlakukan sama atau bahkan lebih kejam,itulah mengapa kegiatan MOS yang berujung pada kekerasan fisik tetap berlanjut dari tahun ke tahun.Tapi anehnya kenapa para guru tidak mengetahu hal ini!bukannya itu aneh?.
Mereka melakukan ini karena dulunya mereka juga diperlakukan sama atau bahkan lebih kejam,itulah mengapa kegiatan MOS yang berujung pada kekerasan fisik tetap berlanjut dari tahun ke tahun.Tapi anehnya kenapa para guru tidak mengetahu hal ini!bukannya itu aneh?.
2.Senioritas
MOS sering menjadi ajang untuk senioritas.Karena bagi mereka junior harus patuh dan menunduk,jangan sok belagu!.Untuk membuktikan hal ini mereka tega menyiksa adik kelas sendiri secara verbal dan non verbal juga mengancam adik kelas mereka.
3.Pembiaran
Walaupun telah banyak merugikan siswa dan menghilangkan nyawa seseorang tapi kenapa ini masih terus berlanjut pada generasi selanjutnya?ini disebabkan karena tidak adanya tindakan dari pihak sekolah sehingga beberapa korban pun berjatuhan karena tidak adanya pencegahan yang dilakukan.
Sedangkan MPLS sendiri memiliki kepanjangan Masa Pengenalan Lingkungan sekolah tidak jauh berbeda dengan MOS,karena MPLS sendiri merupakan Nama Baru dari MOS.Pergantian ini dilakukan agar mengubah sudut pandang masyarakat tentang pelaksanaan MOS dahulu yang isi kegiatannya adalah perpeloncoan.
Dan Perbedaan MOS dengan MPLS sendiri adalah orang yang memimpin mereka kalau MOS itu para senior jadi mereka bisa seenaknya melakukan apapun yang mereka mau tapi di MPLS Guru lah yang diwajibkan mengurus para siswa murid baru/
Kesimpulan : Baik MOS maupun MPLS sebenarnya memiliki tujuan positif tapi karena ada penyalahgunaan dalam isi kegiatan yang dilakukan senior di MOS membuat pandangan masyarakat pada kegiatan MOS menjadi Negatif.Tapi Semenjak bergantinya nama MOS diharapkan dapat mencegah korban lain yang bermunculan.
Semoga Artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian,aku hanyalah manusia biasa jadi maafkan daku ya jikalau ada kata-kata yang salah atau kata yang membuat kalian sakit hati.Share Artikel ini bila kalian rasa ini perlu dibagikan agar menjadi manfaat bagi yang lain dan baca juga artikel lainnya jikalau kalian suka.Jangan lupa Add dan Follow My Sosmed
FB : Nabilla Inggrid Anggraeni
Email : chanfantiawati@gmail.com
Instagram : nabilla i.a
.png)
0 komentar: